Belajar Quality Time - Family Time Dari Safar Rasulullah
Dari Abdullah bin Ja'far, ia berkata: "Rasulullah ﷺ apabila pulang dari perjalanan (safar), beliau disambut oleh anak-anak kecil dari keluarganya. Suatu ketika beliau pulang dari perjalanan, lalu aku lebih dulu menemui beliau, maka beliau menggendongku di depan beliau. Kemudian didatangkan salah seorang dari kedua putra Fatimah (Hasan atau Husain), lalu beliau memboncengkannya di belakang beliau. Maka kami masuk ke Madinah dalam keadaan bertiga di atas satu tunggangan." (HR. Muslim)
Hadis tersebut merupakan bimbingan parenting bagi mereka yang punya kesibukan penting, berikut poin penting yang bisa kita petik:
1. Sambut dengan Kegembiraan: Saat pulang kerja atau bepergian, jadikan momen bertemu anak sebagai prioritas. Turunkan ego dan kelelahan sejenak untuk memberikan wajah ceria serta pelukan, karena bagi anak, kepulangan orang tua adalah peristiwa besar.
2. Kontak Fisik yang Menenangkan: Rasulullah ﷺ menggendong dan membonceng mereka. Secara psikologis, sentuhan fisik (pelukan, mengusap kepala, atau memangku) sangat efektif untuk membangun rasa aman dan kepercayaan diri pada anak.
3. Adil dalam Perhatian: Nabi ﷺ membonceng Abdullah bin Ja'far di depan dan cucu beliau di belakang. Jika Anda memiliki lebih dari satu anak, usahakan untuk memberikan perhatian yang merata agar tidak muncul rasa cemburu di antara mereka.
4. Libatkan dalam Aktivitas Sederhana: Mengajak anak "membonceng" (bisa dalam arti harfiah saat naik motor/sepeda atau sekadar mengajak mereka ikut dalam kegiatan ringan) adalah cara terbaik untuk membangun kedekatan (bonding) tanpa perlu biaya mahal.
5. Jadilah Pendengar yang Baik: Saat perjalanan masuk ke kota (seperti momen Nabi ﷺ di atas tunggangan), biasanya terjadi obrolan. Gunakan waktu-waktu singkat seperti saat mengantar sekolah atau jalan santai untuk mendengarkan cerita mereka dengan antusias.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar