Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-lain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Oktober 2024

20 Aturan tak tertulis untuk pria sejati (part II, Habis)

 

Oleh Ahmad Utomo 

11. Berpakaianlah dengan baik, apa pun kesempatannya.
Dandanan yang baik dan berpakaian dengan tepat menunjukkan rasa hormat kepada diri sendiri dan orang lain. Ini juga meningkatkan kepercayaan diri dan membuat kesan positif.

12. Selalu membawa uang tunai.
Bersiap untuk berbagai situasi, termasuk keadaan darurat, praktis. Ini mencerminkan pandangan ke depan dan tanggung jawab.

13. Dengarkan, anggukan, dan yang paling penting lakukan kontak mata.
Mendengarkan aktif dan keterlibatan non- verbal sangat penting untuk komunikasi yang efektif. Mereka menunjukkan bahwa Anda menghargai dan memperhatikan pembicara.

14. Menahan diri dalam mengekspresikan kemarahan, apa pun yang terjadi. Marah adalah buang-buang energi.
Mengelola kemarahan sangat penting untuk menjaga ketenangan dan membuat keputusan yang rasional. Ini mencegah tindakan yang disesalkan dan menumbuhkan lingkungan yang lebih positif.

15. Entah itu makan malam, minuman, atau keduanya, hindari meletakkan ponsel Anda di meja makan.
Prioritaskan interaksi tatap muka daripada gangguan digital menunjukkan rasa hormat dan perhatian kepada mereka yang hadir.

16. Jangan pernah berpose dengan alkohol.
Menjaga citra yang bertanggung jawab itu penting. Berpose dengan alkohol dapat menyampaikan ketidakprofesionalisme atau kecerobohan.

17. Tata bahasa yang tepat akan membuat Anda jauh dalam hidup. Tinggalkan bahasa busuk untuk yang kurang berpendidikan.
Keterampilan komunikasi yang baik, termasuk tata bahasa yang tepat, meningkatkan kredibilitas dan profesionalisme Anda. Menghindar dari bahasa busuk menunjukkan rasa hormat dan kematangan.

18. Tanyakan lebih dari yang Anda jawab.
Menunjukkan minat pada orang lain dengan mengajukan pertanyaan menumbuhkan hubungan dan pemahaman yang lebih baik. Ini juga menunjukkan kerendahan hati dan kemauan untuk belajar.

19. Kamu bisa menceritakan banyak hal tentang seseorang dengan jabat tangannya, jadi buatlah milikmu kuat dan tegas.
Jabat tangan yang tegas menyampaikan kepercayaan diri dan ketulusan. Ini sering kali merupakan kesan pertama yang Anda buat, jadi penting untuk memperbaikinya.

20. Berbicaralah dengan jujur. Katakan apa yang kau maksud dan maksud apa yang kau katakan.
Kejujuran membangun kepercayaan dan integritas. Ini melibatkan bersikap jujur dan konsisten, membina hubungan yang lebih dalam dan saling menghormati. Berbicara dengan jujur juga berarti menyeimbangkan kebenaran dengan empati dan kebijaksanaan, memastikan bahwa kata-kata Anda dihormati dan penuh perhatian.

Senin, 30 September 2024

20 Aturan Tak Tertulis Untuk Pria Sejati (Part 1)


Oleh Ahmad Utomo

1. Jangan pernah menjabat tangan duduk.
Berdiri menunjukkan rasa hormat. Ini menandakan bahwa Anda menghargai orang yang Anda temui dan sepenuhnya hadir dalam interaksi.

2. Lindungi siapa yang ada dibelakangmu, dan hormati siapa yang ada disampingmu.
Ini menekankan kesetiaan dan kehormatan. Melindungi orang-orang di belakang Anda berarti menjaga keluarga, teman, dan rekan tim Anda. Menghormati orang-orang di samping Anda menandakan mengakui kesetaraan dan nilai rekan-rekan Anda.

3. Jangan pernah menghina masakan.

Menunjukkan rasa terima kasih dan penghormatan terhadap keramahan sangat penting. Mengkritik masakan itu tidak sopan dan tidak tahu berterima kasih, terutama ketika seseorang telah pergi keluar dari jalan mereka untuk menjamu Anda.

4. Jangan pernah makan bagian terakhir dari sesuatu yang tidak Anda beli.
Aturan ini menekankan sopan santun dan pertimbangan bagi orang lain. Ini menunjukkan kesadaran dan penghormatan terhadap sumber daya bersama dan kontribusi orang lain.

5. Jangan pernah membuat penawaran pertama dalam sebuah negosiasi.
Membiarkan pihak lain melakukan penawaran pertama dapat memberikan keuntungan strategis. Ini memberi Anda wawasan tentang harapan mereka dan dapat membantu Anda negosiasi persyaratan yang lebih baik.

6. Jangan mengambil bayaran untuk pekerjaan yang tidak Anda lakukan.
Integritas dalam mengakui upaya orang lain sangat penting. Mengambil upah yang tidak semestinya merusak kepercayaan dan merusak kredibilitas Anda.

7. Belajar dari kesalahan dan akui keunggulan orang lain

Memiliki kesalahan dan mengakui kontribusi orang lain membangun rasa hormat dan kepercayaan. Ini menunjukkan kematangan dan kepemimpinan.

8. Kalo gak di undang jangan datang

Menghormati batasan dan undangan adalah kunci untuk menjaga etika sosial yang baik. Ini menghindari situasi canggung dan menghormati niat tuan rumah.

9. Selalu membidik kesuksesan tertinggi.
Aturan kiasan ini dapat berlaku untuk banyak keadaan, yang mengimplikasikan bahwa Anda harus berusaha mendapatkan usaha yang lebih keras.

10. Jangan mengemis untuk sebuah hubungan.
Harga diri dan martabat itu penting. Keputusasaan dapat menyebabkan dinamika yang tidak sehat dan meremehkan nilai Anda.


Senin, 19 Agustus 2024

Sosok Pencetus Nama Indonesia



Ini Sosok Pencetus Nama Indonesia dan Pergantian Namanya dari Hindia, Indu-nesians, Melayunesia, Sampai Indonesia

Nama Indonesia pertamakali muncul pada tahun 1850, dalam bentuk Indu-nesians oleh pengamat sosial Inggris, George Samuel Windsor Earl.

Namun, para ilmuwan Eropa lebih sering menyebutnya dengan 'Melayunesia'.

Ada dua orang yang terlibat dalam penciptaan nama Indonesia, yakni George Samuel Windsor Earl dan James Richardson Logan.

Besar sekali pengaruh inggris walaupun hanya 5 tahun menjajah Indonesia. Bukan hanya penamaan bunga raflesia, tanda plat nomor kendaraan, tapi nama Indonesia pun dinamai oleh Inggris.

Yang kita tahu Inggris adalah pencetus berdirinya 4 negara, yang semuanya penduduknya berasal dari inggris juga: Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Selandia baru, ternyata nama indonesia juga dicetuskan oleh inggris 

Sumber: Kompas

Minggu, 23 Juni 2024

Kata-Kata Motivasi Untuk Semangat Berikhtiar



Ini ada kata2 lama untuk Ikhtiar dari "Bob Sadino" yang masih relevan sampai hari ini , sebagai renungan kita :

Keluargaku ..

Di saat kita memakai jam tangan seharga Rp 500.000,- atau Rp 50.000.000,-, kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.

Ketika kita mengayuh sepeda seharga 100jt ataupun 1jt...tetap mengeluarkan keringat yang sama...

Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp 500.000,- atau Rp 5.000.000,-, keduanya sama2 dapat membantumu membawa sebagian barang/uang.

Waktu kita tinggal di rumah seluas 50 m2 atau 5.000 m2, kesepian yg kita alami tetaplah sama.

Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Keluargaku ..

Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi.
Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama... Lalu kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi suka dan duka- itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Hal penting yang patut di renungkan dalam hidup :

1. Jangan mendidik anak mu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.

2. Kata2 yg terbaik di Inggris :
"Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat2an sebagai makanan."

3. Seseorang yg mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.

4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia & menjadi manusia" Hanya yg bijak yang mengerti tentang itu.

5. Hidup itu antara
"B" birth (lahir) dan "D" death (mati), diantara nya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Jika kamu mau berjalan cepat, Jalanlah sendirian. Tetapi Jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama sama.

Ada 6 dokter terbaik,
1. Keluarga
2. Istirahat
3. Olah raga
4. Makan yg sehat
5. Teman
6. Tertawa

Nikmati hidup dan tetap bersandar pada ALLAH
yg punya kehidupan.
Semoga bermanfaat

Sabtu, 04 Mei 2024

Ruh, Jasmani dan fase perkembangan manusia

 



RUH JASMANI 


●●RUH JASMANI DALAM TULANG PUNGGUNG 

• Ruh Jasmani seluruh manusia tercipta pada tulang punggung Nabi Adam, lalu Allah tempatkan pada anggota yang bakal menjadi Zhuhuur (tulang belakang) dalam embrio setiap keturunannya.


وَ اِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ.                   


Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang belakang anak cucu Adam keturunan mereka. (QS. Al A'rof: 172)


عن أبي هريرة رضي الله عنه ، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «لما خلق اللهُ آدمَ مسح ظهره، فسقط من ظهره كل نَسَمة هو خالقها من ذُرِّيته إلى يوم القيامة.....


Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda: “Tatkala Allah menciptakan Adam, Dia mengusap punggungnya, maka berjatuhanlah semua ruh yang bakal Dia ciptakan dari anak keturunannya sampai hari kiamat.


Menurut Ibnu 'Arobi: Maksud dari mengusap adalah memasukkan pancaran Qudroh Ilahiyyah dan Qudroh Muhammadiyyah ke dalam tulang punggung dan memenuhi sumsum tulang. Dari kedua pancaran tersebut maka tercipta Ruh Jasmani bagi semua keturunan Nabi Adam as.


Maka semua Ruh Jasmani keturunan Nabi Adam as terdapat pada tulang punggungnya, lalu turun pada tulang punggung keturunan periode pertama,  lalu dari periode pertama turun ke tulang punggung periode ketiga, dan seterusnya. Dalam tulang punggung kita pun terdapat Ruh Jasmani untuk keturunan kita yang sebagian mulai berpindah kepada anak saat berupa 'alaqoh (embrio) dalam rahim istri saat usia kandungan 40 hari. Sedangkan Ruh Jasmani anak tersebut mulai masuk ke dalam ovum saat sperma masuk ke dalamnya. 

▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎

●●RUH JASMANI DALAM KANDUNGAN 

●Fase Gamet (Nuthfah Amsyaj)

• Di bagian ujung kepala sperma terdapat lisosom yang mengandung enzim yang digunakan untuk menembus ovum (sel telur) 


اِنَّا خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ نُّطْفَةٍ اَمْشَاجٍۖ نَّبْتَلِيْهِ فَجَعَلْنٰهُ سَمِيْعًاۢ بَصِيْرًا

Terjemahan

Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari gamet, Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat. (QS.  Al Insan: 2)


Sperma + ovum = Nuthfah Amsyaj (sperma yang bercampur) yaitu Gamet.


Ruh Idhofi dari inti sperma menyatu dengan Ruh Jasmani dari ovum yang akan menjadi laki-laki atau perempuan. 


وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰى 


Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan, (QS. An Najm: 45)


●Fase Embrio 

Saat Alaqoh (embrio) dari zigot sampai Organogenesis mencapai 40 hari,  lalu Ruh Jasmani pun mengalami pembelahan sehingga menjadi beberapa jenis, yaitu:

▪︎Lapisan ekstoderm : Ruh Yaqzhoh 

▪︎Lapisan mesoderm : Ruh Mutaharrikah, Ruh Nafsani 

▪︎Lapisan endoderm : Ruh Thobi'i, Ruh Nabâti


●Fase Mudghoh goir mukhollaqoh. 

☆ Embrio mulai berbentuk sabit dan memiliki ekor sehingga terlihat seperti kecebong dengan lapisan kulit yang tipis.


• Embrio memproduksi hormon kehamilan (Chronionic Gonadotropin-HCG) sehingga apabila melakukan tes kehamilan, hasilnya positif.


Rosulullah saw bersabda:

 "Pada saat embrio sudah mapan (yaitu pada tahap pertama dari kehamilan) di dalam kandungan, maka Allah membawa kepadanya keturunan antara si ibu dan Adam". (HR. Ath Thobrooni dari Rabah).


• Keturunan antara si ibu dan Adam yaitu Ruh Jasmani anak hingga cucu.

▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎

●●PEMBAGIAN RUH JASMANI 

Ruh Jasmani asalnya satu, namun membentuk lapisan dan pecah menjadi beberapa macam. 


Ruh Jasmani terdiri dari beberapa macam, yaitu:

1. Ruh Nafsani : mengendalikan Sistem Peredaran Darah dan Sistem Limpa.

2. Ruh Mutaharrikah : mengendalikan Sistem Rangka dan Sistem Otot.

3. Ruh Nabati: mengendalikan Sistem Endokrin.

4. Ruh Thobi'i: mengendalikan Sistem Pencernaan. 

5. Ruh Yaqzhoh: mengendalikan Sistem Saraf.


Pada saat janin dalam kandungan 4 bulan (17 minggu atau 121 hari), maka Allah mengutus Malaikat Arham yang memasukkan Ruh Hayati ke dalam janin.  Ruh Hayati juga dikelompokkan ke dalam jenis Ruh Jasmani. 

maka:

6. Ruh Hayati: mengendalikan Sistem Pernapasan.


عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قالَ: حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ: إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ، فَوَاللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ غُيْرُهُ، إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ


Dari Abu ‘Abdir-Rahman ‘Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan kepada kami, dan beliau adalah ash-Shadiqul Mashduq (orang yang benar lagi dibenarkan perkataannya), beliau bersabda, ”Sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah (sperma dengan ovum), kemudian menjadi ‘alaqah (embrio) seperti itu pula. Kemudian menjadi mudhghah (janin) seperti itu pula. Kemudian seorang Malaikat diutus kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu menuliskan rizkinya, ajalnya, amalnya, dan celaka atau bahagianya. Maka demi Allah yang tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Dia, sesungguhnya salah seorang dari kalian beramal dengan amalan ahli surga, sehingga jarak antara dirinya dengan surga hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dengan itu ia memasukinya. Dan sesungguhnya salah seorang dari kalian beramal dengan amalan ahli neraka, sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan ahli surga, maka dengan itu ia memasukinya”. [Diriwayatkan 

 menurunkan hujan dari langit, lalu mereka tumbuh seperti tumbuhnya sayuran. Semua bagian manusia akan hancur kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor. Dari tulang ekor itulah manusia diciptakan pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari 4554 dan Muslim)

▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎

●●RUH JASMANI DALAM TULANG EKOR 

Sesudah terjadi kematian, Ruh Jasmani akan menyusut masuk sepenuhnya ke dalam tulang ekor, tulang ekor ibarat biji tanaman yang darinya manusia akan tumbuh pada penciptaan kedua, yaitu sesudah terjadinya hari kiamat. 


Rasulullah ﷺ bersabda di dalam hadits Abu Hurairah:


مَا بَيْنَ النَّفْخَتَيْنِ أَرْبَعُونَ


Jarak antara dua tiupan, empat puluh.


Para sahabat bertanya kepada Abu Hurairah, 40 hari atau 40 bulan atau apakah 40 tahun? Maka beliau (yaitu Abu Hurairah) enggan menjawabnya.


Para ulama mengatakan karena tidak mengetahui ilmunya. Rosulullah  ﷺ tidak menjelaskan 40 apa?

Abu Hurairah radhiyallahu melanjutkan, 

Rasulullah ﷺ bersabda:


ثُمَّ يُنْزِلُ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً . فَيَنْبُتُونَ كَمَا يَنْبُتُ الْبَقْلُ لَيْسَ مِنَ الإِنْسَانِ شَىْءٌ إِلاَّ يَبْلَى إِلاَّ عَظْمًا وَاحِدًا وَهْوَ عَجْبُ الذَّنَبِ ، وَمِنْهُ يُرَكَّبُ الْخَلْقُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ


Kemudian (sesudah tiupan pertama, sebelum tiupan kedua)) Allah akan menurunkan hujan dari langit maka mereka pun tumbuh seperti tumbuhnya tunas, tidak ada dari badan manusia sesuatu, kecuali akan rusak. Kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor. Dan darinyalah akan akan dibentuk manusia pada hari kiamat (Hadits Shahih diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 4554 dan Muslim, no. 5253).


Sabtu, 20 April 2024

Kajian Maulid Ad-Diba'i: Waktu yang Tepat Untuk Bermunajat



Kajian Maulid Ad-Diba'i: Waktu yang Tepat Untuk Bermunajat


(Transkrip Kajian Sirah Nabawiyah Maulid Ad-Diba'i Eps. IX, 10 Syawal 1445 / 19 April 2024) 


Oleh: Ibnu Imron*


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Bismillahirrahmanirrahim



إِنَّ الْحَمْدَ ِللَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

سبحانك لا علم لنا الا ما علمتنا انك انت العليم الحكيم وتب علينا انك انت التواب الرحيم، رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي


Prolog


 يَنْزِلُ فِيْ كُلِّ لَيْلَةٍ اِلٰى سَمَآءِ الدُّنْيَا وينادي هل من مستغفر هل من تائب 

هل من طالب حاجة فانيله المطالب 



Setiap malam turun ke langit dunia dan memanggil adakah malam ini yang memohon ampun serta bertaubat?  Adakah yang meminta hajat? Akan aku kabulkan permintaannya


Pembahasan

 


يَنْزِلُ فِيْ كُلِّ لَيْلَةٍ اِلٰى سَمَآءِ الدُّنْيَا


Setiap malam turun ke langit dunia



Ini sudah kami bahas pada edisi sebelumnya, ringkasnya: Redaksi di atas merupakan Iqtibas atau petikan redaksi dari hadis Shahih Bukhari Muslim yang berbunyi


ينزل ربنا كل ليلة إلى سماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الأخير ويقول من يدعوني فأستجيب له من يسألني فأعطيه من يستغفرني فأغفر له


Tuhan kita turun  ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, Dia berfirman, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku berikan, siapa yang minta ampun kepada-Ku akan Aku ampuni

[HR: Al-Bukhari no. 1145 dan Muslim, no. 1261]


Kata Yanzilu makna aslinya adalah turun 


النُّزول، بالضَّمّ: الحُلول وَهُوَ فِي الأصلِ انحِطاطٌ من عُلو

[مرتضى الزبيدي، تاج العروس، ٤٧٨/٣٠]


Dalam Redaksi tersebut tidak bisa diartikan secara lahiriah karena akan terjadi Tasybih (Menyerupakan Allah pada Makhluk)


Maka ada dua cara menanggapinya, jika mengikuti Ulama Khalaf maka dita'wil dengan makna Turun Rahmatnya atau turun malaikat yang diutus oleh Allah dll


Namun ulama pendapat Ulama salaf berbeda, mereka tidak mengartikan turun seperti yang kita tahu dengan kata lain menyucikan allah dari makna Dzahirnya (Tahzih) beserta mengimani dan menyerahkan makna hakikatnya kepada Allah (Tafwid) 


في كل ليلة


Kulli tersebut bermakna istighraq, artinya mencangkup semuanya, kalau kulli itu masuk pada isim Makrifat maka bermakna 


استغراق لأجزاء مادخلت عليه


Mencangkup pada keseluruhan juz (bagian) nya


Kalau masuk pada isim nakirah maka bermakna 


استغراق لجزئيات مادخلت عليه


Mencangkup pada keseluruhan juziyah afrad-nya, 


Simpelnya begini, jika kita mengatakan 


كل الليلة


Memakai al (makrifat) maka bermakna keseluruhan malam, namun jika kita mengatakan 


كل ليلة


Dengan tanpa al dalam artian nakirah, maka bermakna setiap malam. 


Kita lanjut, 


الليل

Kata al-Lail punya makna:


ما يَعقُب النهارَ من الظَّلام، وهو من مَغرِب الشمس إلى طلوعها. و - في لسان الشرع: من مَغرِبها إلى طلوع الفجر. ويقابل النَّهارَ 


Waktu gelap yang terjadi mulai setelah terbenamnya matahari sampai matahari terbit kembali, sedangkan secara syara waktu mulai terbenamnya matahari hingga waktu subuh


الى سماء الدنيا


ila di situ adalah huruf jer yang bermakna intihaul ghayah fil makan atau tempat yang menjadi batas akhir, seperti dalam Alfiyah Ibnu Malik 


للانتها حتى ولام والى 


Selanjutnya, sama' ad-dunya, kata sama' adalah setiap hal yang menaungi kita, oleh karenanya atap rumah disebut sama' karena menjadi benda yang menaungi rumah itu




(و) السَّماءُ: كُلُّ مَا عَلاَكَ فأَظَلَّكَ، وَمِنْه (سَقْفُ كلِّ شيءٍ، وكُلُّ بَيْتٍ) سَماءٌ

[مرتضى الزبيدي، تاج العروس، ٣٠١/٣٨]


Sedangkan dunya adalah muannas dari adna, yang artinya adalah yang paling dekat, seperti dalam al-Qur’an 


إِذْ أَنْتُمْ بِالْعُدْوَةِ الدُّنْيَا وَهُمْ بِالْعُدْوَةِ الْقُصْوَى

[الانفال 42]


Berarti samaid dunya di sini adalah langit yang terdekat dan bisa dilihat dari bumi


فلفظ (الدنيا) تأنيث (الأدنى) وهو من الدنو أو الدناءة، ولذا يدل تعبير (السماء الدنيا) هنا على الطبقة الأقرب أو الأسفل من آفاق


وينادي هل مستغفر هل من تائب


Yunadi berasa dari kata nida artinya memanggil dengan suara keras 


المعجم الوسيط - (2 / 912)

 دعاه وصاح بأرفع الأصوات



Jika dilihat dari riwayat lain, bahwasanya yang dimaksud memanggil di sini adalah mengutus malaikatnya untuk memanggil atau memeng waktu tepat untuk meminta-minta pada allah, seperti dalam redaksi hadis di bawah ini [HR: An-Nasai no 10316] 


قال رسول الله صلى الله عليه وسلم " إن الله يمهل حتى يمضي شطر الليل الأول، ثم يأمر مناديا ينادي ويقول: هل من دل يستجاب له، هل من مستغفر يغفر له، هل من سائل يعطى؟ 


Mustaghfir diambil dari istaghfara, yang bermakna thalabul maghfirah, minta ampunan


Gafara disini beda dengan afa, kalau afa diampuni dan tak ada imbalan pahala, kalau ghafara diampuni dan dapat imbalan pahala


الفروق اللغوية - (1 / 363)

الفرق بين العفو والمغفرة قد فرق بينهما بأن العفو: ترك العقاب على الذنب، والمغفرة: تغطية الذنب بإيجاب المثوبة.

ولذلك كثرت المغفرة من صفات الله تعالى دون صفات العباد


Gafara makna asalnya adalah as-satru, karena orang yang diampuni  kesalahannya ditutupi dan tidak diperlihatkan kepada para makhluk nanti di hari kiamat


Taib adalah isim fail dari taubat yang berarti kembali kepada alllah dari kemaksiatannya


المعجم الوسيط - (1 / 90)

( تاب )

توبا وتوبة ومتابا وتابة رجع عن المعصية فهو تائب 


Kemudian

هل من طالب حاجة فانيله المطالب


Thalib dambilkan dari kata thalaba artinya hamma bi tahsilihi, sangat ingin mendapatkannya


المعجم الوسيط - (2 / 561)

( طلبه )

طلبا هم بتحصيله أو التمسه واراده ويقال طلب له شيئا وإليه كذا سأله إياه


Hajat artinya butuh atau barang yang dibutuhkan, misal zaid butuh uang, uangnya atau keadaan butuhnya itulah yang disebut hajat


 إِنّ الحاجَةَ تُطْلَقُ على نَفْسِ الافْتِقَار ، وعلى الشيْءِ الذي يُفْتَقَرُ إِليه  


Unilahu berasal dari anala (asalnya nawala) yang artinya memberi atau nayala artinya mendapatkan apa yang dimaksud

المعجم الوسيط - (2 / 964)

( أنال ) المعدن أصيب فيه أو منه شيء وفلانا الشيء أعطاه إياه

تهذيب كتاب الأفعال - (3 / 109)

( ناله ) نولا و ( أناله ) أعطاه نوالا وهو العطاء    

المصباح المنير في غريب الشرح الكبير - (2 / 632)

 نَالَ من باب تعب ( نَيْلا ) بلغ منه مقصوده


Matholib disini merupakan jamak dari mathlab yang bershighat Masdar atau Zaman Makan, yang artinya hal yang dicari dan hal yang dituju 


المصباح المنير في غريب الشرح الكبير - (2 / 375)

( المَطْلَبُ ) يكون مصدرا و موضع



Epilog


Secara keseluruhan Ad-Diba'i menggambarkan bahwa setiap sepertiga malam merupakan waktu yang mustajabah untuk dibuat doa, karena waktu tersebut adalah waktu nyenyaknya tidur, waktu lalai dari mengingat Allah jarang orang yang bangung dalam waktu tersebut, sehingga orang yang menyempatkan diri bermunajat di waktu tersebut merupakan orang yang benar-benar ikhlas dan benar-benar ingin terkabul segala keinginannya 


Dalam dalam al-quran disebutkan:


الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ


(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur

[Ali Imron: 17]


Wallahu A'lam 


*) Penulis adalah konten kreator asal Pasuruan Jawa Timur 


===============

Refrensi:

Milul Awani Syarh Diba'

Tajul Arus

Misbahul Munir

Al-Mu'Jam Al-Wasith

Al-Munabba' li alfadzii Diba'

Diyaul Murobba' Fi Syarhi Maulid Diba

Fathul Bari Syarh Shahih Al-Bukhari

Mu'jamul Washith

Al-Furuq Al-Lughawiyah

Sunan Ibnu Majah

At-Tahri wa at-Tanzil

Tafsir Hadaidur Ruh war Raihan

Rabu, 27 Maret 2024

Dosa Sama, Namun Dampaknya Berbeda



 والنية لا تؤثر في إخراجه عن كونه ظلما وعدوانا بل قصده الخير بالشر على خلاف مقتضى الشرع شر آخر، فإن عرفه فهو معاند للشرع وإن جهله فهو عاص بجهله إذ طلب العلم فريضة على كل مسلم.



“Adapun niat tidak  berpengaruh sedikitpun di dalam mengeluarkan suatu kedzaliman   dan pelanggaran. Bahkan tujuan untuk kebaikan tapi dengan cara menempuh keburukan yang  bertentangan dengan tuntutan syar’i adalah merupakan keburukan yang lain lagi. Maka jika ia mengetahui hal ini, berarti ia adalah orang yang sengaja menentang syari’at, namun jika ia bodoh (terhadap hukum ini) maka ia adalah orang durhaka sebab kebodohannya, maka jadilah ketika itu menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim (yakni agar ia tidak terjatuh dalam kezhaliman akibat kejahilannya)”


كتاب: إحياء علوم الدين  للامام ابي حامد محمد بن محمد الغزالي الطوسي  ٤٥٧/٣

Senin, 11 Maret 2024

Setan dibelenggu, kok masih banyak kemaksiatan saat Ramadhan?


Deskripsi
Rasulullah SAW melalui hadits riwayat Abu Hurairah pernah bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابَ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيْطَان

Artinya: "Apabila datang bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka serta semua setan dibelenggu." (HR Muslim)

Pertanyaan:
Katanya setan dibelenggu, kok masih banyak kemaksiatan di bulan ramadhan?

Jawabannya ada tiga kemungkinan:
1- Setan dibelenggu dari orang yang puasa sesuai ketentuan dan adabnya, jika tidak, maka setan tetap mengganggunya

2- Dibelenggunya setan tak menjamin hilangnya keburukan, karena sebab keburukan bukan hanya setan, bisa karena jiwa yang busuk, kebiasaan yang jelek dan manusia yang berkarakter setan

3- Bisa jadi yang dibelenggu adalah mayoritas setan, ada setan segelintir setan yang tidak dibelenggu. Maksud utama dari pembelengguan ini adalah meminimalisir keburukan dan itu benar-benar terealisasi di bulan Ramadhan

Referensi:

فَإِنْ قِيلَ: فنرى الشرور والمعاصي تقع في رمضان كثيرًا ، فلو كانت الشياطين مُصَفَّدة لمَا وقع شر ّ.
فالجواب من أوجه:

أحدها: أَنَّهَا إِنَّمَا تُغَلّ عَنْ الصَّائِمِينَ الصَّوْمَ الَّذِي حُوفِظَ عَلَى شُرُوطِهِ وَرُوعِيَتْ آدَابُهُ . أمَّا ما لم يُحافظ عليه فلا يُغَلّ عن فاعله الشيطانُ .

الثاني: أنَّا لو سلَّمنا أنَّها صُفِّدَت عن كلِّ صائم، لكن لا يلزم من تصفيد جميع الشياطين ألاَّ يقع شرّ؛ لأنَّ لوقوع الشرّ أسبابًا أُخَر غير الشياطين، وهي: النفوس الخبيثة، والعادات الركيكة، والشياطين الإنسيَّة .

والثالث: أن يكون هذا الإخبار عن غالب الشياطين والمَرَدة منهم، وأمَّا مَن ليس مِن المَرَدة فقد لا يُصَفَّد .
والمقصود: تقليل الشُّرُورِ، وهذا موجود في شهر رمضان؛ لأنَّ وقوع الشرور والفواحش فيه قليلٌ بالنسبة إلى غيره من الشهور.

المفهِم لما أشكل من تلخيص كتاب مسلم" (3/ 136)


=====
"قوله: فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ ... وهو محمول على الحقيقة فيه، وفي غيره ... وقد أسلفنا أنه [ يعني: تصفيد الشياطين ] حقيقة، فيُسَلْسَلون، ويقلّ أذاهم ووَسْوَستهم، ولا يكون ذلك منهم كما هو في غير رمضان . ويدلُّ عليه ما يُذكَر من تغليل الشياطين ومرَدتهم، بدخول أهل المعاصي كلها في الطاعة، والبعد عما كانوا عليه من الشهوات، وذلك دليلٌ بيِّن" 

التوضيح لشرح الجامع الصحيح" (13/ 56).

======
" وقيل: في هذا " إِشَارَة إِلَى رَفْعِ عُذْرِ الْمُكَلَّفِ، كَأَنَّهُ يُقَالُ لَهُ: قَدْ كُفَّتِ الشَّيَاطِينُ عَنْكَ؛ فَلَا تَعْتَلَّ بِهِمْ فِي تَرْكِ الطَّاعَةِ ولا فِعْلِ الْمَعْصِيَةِ 
 فتح الباري (4/ 114).


Senin, 04 Maret 2024

100 CARA MENJADI GURU SUKSES






*A. Yakinlah*

1. Proses menjadi guru yang profesional diawali dengan sikap yang mantap, yakin keyakinan.
Keyakinan terhadap profesi Anda adalah kunci kesuksesan.
2. Yakinlah ada hakim di balik profesi anda. Ada hal-hal tersembunyi, ada dunia yang indah, ada cinta yang menyala, ada masa depan yang menjanjikan, dan ada jinjiTuhan yang pasti.
3. Jangan ragukan lagi bahwa profesi Anda adalah penting. Jika pemadam kebakaran atau dokter dapat membantu menyelamatkan jiwa seseorang, maka Anda pun dapat membangun peradaban. Bukankah guru juga seorang pahlawan?
4. Jangan gunakan kata "hanya" untuk menyebutkan profesi Anda. Jika Anda tidak menghargai profesi Anda, siapa lagi yang akan menghargainya?
5. Syukuri dan nikmatilah profesi Anda. Sikap ini merupakan sumber energi besar untuk menjalani profesi Anda.

*B. Memulai Pembelajaran*

6. Rancanglah pembelajaran Anda sebaik mungkin sehingga memudahkan Anda melaksanakanya. Tuliskan dengan jelas dan rinci apa yang akan siswa dan Anda lakukan dalam pembelajaran.
7. Tetapkan indikator pencapaian pembelajaran di Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Anda secara operasional dan jelas. Tetapkan pula meode dan media pembelajaranyang akan Anda gunakan serta uraikan penggunaanya.
8. Milikilah dokumen-dokumen penting, seperti kurikulum, silabis, dan sistem penilaian yang mendukung tugas profesional Anda.
9. Kuasai materi jauh lebih banyak dari yang Anda ajarkan, Bersiaplah untuk membelajarkan siswa yang berkemampuan lebih selain siswa yang lambat.
10. Mulailah mempelajari dengan tepat waktu. Ucapkan salam dan tanyakan kondisi siswa agar suasana lebih hangat dan tidak kaku. Sebarkanlah pandangan ke seluruh siswa sehingga mereka merasa diperhatian keberadaanya.
11. Sadarkan siswa akan manfaat pembelajaran yang akan mereka ikuti dengan mengaikannya dengan masalah nyata atau materi yanh telah siswa ketahui.
12. Pastikan siswa telaj menguasai materi prasyarat dengan memberikan pertanyaan lisan atau tes tertulis singkat  di awal pembelajaran.
13. Berikan gambaran siswa tentang kopetensi yang harus mereka kuasai, kegiatan pembelajarn yang akan mereka lakukan, dan tugas-tugas yang akan mereka kerjakan.
14. Sesekali tanyakan kepada siswa, pembelajaran sepertiu apa yang mereka kehendaki, agar mereka akan merasa dilibatkan dalam pembelajaran.

*C. Menggunakan Metode Pmbelajaran*

15. Setiap siswa memiliki tipe dan gaya belajar sendiri. Gunakam metode pembelajaran yang sesuai dengan kompeensi, materi, karakteristik siswa, dan kondisi kelas Anda.
16. Cara menghafal yang paling baik aalah dengan memahami. Meminta siswa untuk menghafal tanpa memahaminya merupakan perbuatan sia-sia dan mungkin juga kejam.
17. Pembelajaran tidak di masukan sebagai proses mentrasfer ilmu, melainkan sebagai usaha guru untuk membantu siswa membangun pengetahuannya. Kembangkanlah suasana pembelajaran yang mungkin siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri.
18. Terapkan pembelajaran yang membiasakan siswa untuk memecahkan masalah, menginterprestasikan data, memahami isu, atau mengekspresikan pendapat dengan alasan yang tepat. Hal yang demikian diyakini dapat mengembangkan keterampilan siswa untuk berfikir logis dan krisis.
19. Lakukan pembelajaran yang menyeimbangkan aktivitas memtal dan fisik siswa.
20. Lakukan aktivitas pembelajaran yang bervariasi. Jika perlu berikan humor atau permainan edukatif. Gunakan sumber belajar yang bervariasi guna lebih memperkaya pengalaman belajar siswa.
21. Berikan penekanan pada konsep-konsep penting dengan sedikit meninggalkan intensitas suara ketika menyabutkanya, memberikan isyarat, memberikan ilustrasi gambar, atau dengan mengulanginya.
22. Berikan kesempatan kepada siswa untuk mencerna penjelasan Anda dengan memberikan waktu jeda atau hening sejenak di sela-sela penjelasan Anda.
23. Sikap diam siswa kadang bukan pertanda bahwa mereka telah memahami materi pelajaran. Berikan pertanyaan atau tugas singkat guna memastikan bahwa mereka memang betul-betul menguasainya.
24. Jangan berharap siswa dapat mengerjakan tugas yang Anda berikan dengan baik, jika Anda tak pernah menjelaskan cara mengerjakanya.
25. Jawaban yang benar hanya diperoleh dari pertanyaan yang tepat. Ajukan pertanyaan dengan jelas, tepat, dan tidak terlalu panjang sehingga muda dipahami siswa.
26. Berikan pertanyaan atau tugas ke seluruh siswa sebelum menunjuk salah satu siswa untuk menjawab atau mengerjakannya. Janagan lupa, berikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir sebelum mereka menjawabnya.
27. Jangan selalu meminta atau memanggil siswa untuk mengerjakan tugas atau menjawab pertanyaan berdasarkan urutan daftar hadir atau sesuai urutan tempat duduk mereka. Pastikan bahwa semua siswa selalu siap mengerjakan tugas atau menjawab pertanyaan Anda setiap saat.
28. Jika siswa tidaj segera menjawab pertanyaan Anda, berikan pertanyaan-pertanyaan menuntun, atau ungkapan kembali pertanyaan Anda dengan kelimat yang lebih sederhana.
29. Dengarkan pertanyaan atau pendapat siswa dengan baik. Hindari menanggapinya dengan sinis. Mintalah siswa lain untuk juga mendengarkan dan beri kesempatan kepada mereka untuk menganggapinya sebelum anda berikan jawaban atau penjelasan.
30. Jika pertanyaan atau pendapat siswa tidak sesuai dengan materi yang sedang dipelajari, jawablah dengan singkat dan sampaikan bahwa hal itu dibahas pada pertemuan lain atau beritahu da mana siswa dapat memperoleh jawabanya.
31. Jika pertanyaan siswa terkait dengan arti kata atau kalimat bahasa asing, janganlah dijawab dengan sekedar menterjemahkannya, tapi berikan juga contoh, gambar, peragaan, atau model.
32. Rancanglah pembelajaran yang dapat membelajarkan nilai-nilai edukatif sehingga dapat membantu siswa memiliki kepribadian yang baik.
33. Terapkan pembelajaran yang meneknkan pentingnya kebersamaan dan menghargai perbedaan. Sadarkan pula bahwalebih banyak masalah yang dapat diselesaikan dengan kerjasama daripada berkompetisi.
34. Sesekali, jangan biarkan siswa membentuk kelompok belajar mereka sendiri. Atur ulang keanggotaan kelompok belajar dengan memperhatikan keberadaan siswa. Yakni bahwa mereka juga membutuh-kan pengalaman kerja sama dalam keberagaman.
35. Bicara berlebihan tidak identik dengan pembelajaran yang baik. Sedikitlah bicara dan benyaklah mendengarkan pertanyaan atau penda-pat siswa. Penjelasan singkat sering lebih efektif.

*D. Menggunakan Media Pembelajaran*

36. Ada kalanya konsep atau materi begitu abstrak bagi siswa. Buatlah ia konkret dengan menggunakan peraga atau media yang sesuai.
37. Kebaikan suatu media pembelajaran tidak terletak pada kecanggihanya, melainkan pada kesesu-aiannya dengan kompetensi, materi, metode pembelajaran, serta karakteristik siswa.
38. Benda-benda konkret sederhana di kelas atau yang dapat di temukan di lingkungan sekitar mungkin lebih efektif untuk membelajarkan suatu konsep. Namun memang terdapat konsep-konsep tertentu yang kompleks akan lebih mudah dipahami jika menggunakan program-program komputer tertntu yang canggih.
39. Jika akan menggunakan Over Hesd Projector (OHP),  siapkan terlebih dahulu trensparasi dengan tulisan atau gambar yang jelas. Letakkan terlebih dahulu transparansi sebelum OHP dihidupkan. Atue fokus dan bacalah tulidan yang ada di transparansi. Matikan OHP jika akan mengganti transparansi atau bila akan memberikan penjelasan yang panjang.
40. Sebelum Anda memulai pembelajaran, pastikan bahwa papan tulis dalam keadaan bersih. Tulislah hal-hal yang penting dengan jelas dan rapi.
41. Jika papan tulis terlalu lebar, bagilah menjadi dua bagian. Mulailah menulis dari kiri atas dan teruskanlah  ke sebelah kanannya. Sesekali berjalanlah ke begian belakang kelas untuk memastikan bahwa tulisan Anda dapat di baca seluruh siswa. Pastikn papan tulis dalam keadaan bersih sebelum Anda meninggalkan kelas.

*E. Menghargai Siswa*

42. Hargai dan mengertilah siswa jika anda ingin dihargai, dihormati, dan dimengerti oleh mereka.
43. Janganlah ragu dan menunda untukmenberikan pujian atau hadiah kepada siswa sebagai imbangan atas prestasi mereka. Berikan teguran atau hukuman yang mendidik terhadap perilaku yang kurang sesuai. Acungan jumpol, anggukan kepala, sorot mata, atau ucapan Anda dapat untuk mengekspresikannya.
44. Seimbangkanlah antara memuji dan mengkritik siswa. Pujilah siswa secara terbuka namun kritiklah mereka secara individual. Hindari memberikan pujian yang berlebihan. Siswa lebih memerlukan umpan balik yang jujur dan realistis.
45. Segera lupakan kesalahan dan kegagalan siswa. Maafkan mereka. Hindari memvonis siswa berdasarkan kesalahan yang pernah mereka lakukan. Guru yang baik selalu memberikan kesempatan lagi bagi siswa yang belum berhasil.
46. Bersikaplah realistis dan bijaksana terhadap pekerjaan rumah yang Anda berikan kepada siswa. Hindari pemberian pekerjaan rumah yang berlebihan. Siswa mempunyai aktivitas pribadi lain yang juga pentimg : beribadah, berolahraga, melakukan hobi, dan kegiatan keluarga lainya.

*F. Menilai Hasil Belajar*

47. Siswa berhak segera mengetahui seberapa jauh mereka menguasai kompetensi yang talah di tentukan.Sampaikan sesegera mungki kepada siswa hasil belajar mereka.
48. Hendaknya tidak hanya menggunakan hasil tes tertulis untuk menyimpulkan kemampuan siswa. Mungkin, siswa mempunyai kemampuan yang lebih daripada yang ditunjukan oleh hasil tes tersebut. Gunakan metode penilaian yang sesuai dan bervariasi, seperti penilaian kinerja, observasi sistematik, penilaian portfolio, dan sebagainya, sehingga dapat menggambarkan kemampuan siswa secara menyeluruh.
49. Selain untuk menilai kemampuan siswa, gunakan hasil tes untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran dan mengidentifikasi bagian materi yang siswa masih memerlukan bantuan atau remidi. Perlu diingat, hasil tes tidak digunakan untuk menghukum, memvonis, atau memperma-likan siswa.
50. Hendaknya tidak mengatakan kepada siswa tentang kegagalan mereka tanpa memberitahukanya di mana dan bagaimana mereka dapat memperbaiki atau memperoleh bantuan untuk memperbaiki.
51. Dorong siswa untuk mengungkapkan pengalaman belajarnya, juga mengungkapkan apa yang sudah dan belum mereka ketahui. Hal ini merupakan cara baik bagi siswa untuk menyatakan perasaanya, mengekspresikan kreativitasnya, dan mempraktikkan kemampuan menilis.

*G. Menciptakan Interaksi Yang Harmanis*

52. Sediakan waktu untuk memberikan bantuan secara individual kepada siswa jika mereka memang memerlukannya.
53. Jelaskan posisi Anda terhadap isu-isu penting yang mungkin dihadapi siswa, seperti penyalahgu-naan narkoba, kekerasan, dan sebagainya. Siswa memerlukan Anda sebagai pembimbingnya.
54. Sesekali ceritakan kehidupan harmonis keluarga Anda atau orang lain. Hal ini dapat menyadarkan mereka bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang dapat diusahakan dan dimiliki siapapun.
55. Tekankan kepada siswa akan pentignya pembelajran sepanjang hayat. Sadari bahwa tidak semua siswa dapat menjalankan sekolah. Namun, yang pasti mereka harus mencapai kesuksesan. Salah satu kunci kesuksesan adalah dengan belajar sepanjang hayat.
56. Biarkan siswa melihat bagaimana Anda melakukan aktifitas belajar, membaca, dan bekerja keras. Hal ini merupakan cara yang efektif untuk membelajarkan hal serupa.
57. Janganlah berputus asa terhadap kenakalan siswa. Sedikit kenakalan, kadang merupakan pertanda kreativitas. Berpikirlah bahwa tidak sedikit orang dewasa yang sukses adalah mereka yang dulunya nakal di sekolah.
58. Sadari bahwa boleh jadi siswa yang paling menjengkelkan Anda, adalah siswa yang paling  memerlukan bimbingan Anda.
59. Berhati-hatilah dengan pandangan mata Anda.Memang, pandangan mata tidak dapat membunuh, tetapi sangat mungkin dapat membuat nyuri dan menyakitkan siswa.
60. Perhatikan bahasa tubuh Anda. Sikap tubuk dan ekspresi mimik sering memiliki makna lebih daripada kata-kata.
61. Sesekali terlihatlah dalam aktivitas siswa di luar kelas. Hal ini merupakan cara yang baik untuk membangun hubungan yang positif dengan siswa.
62. Jagalah kata-kata Anda. Jangan pernah berkompromi dengan ketidakjujuran. Jangan pernah menjalankan sesuatu yang tidak mungkain Anda tepati. Jika siswa tidak mempercayai gurunya, siapa lagi yang dapat mereka percayai?
63. Jika Anda tidak segera mengharapkan kesempurnaan pada diri siswa., niscaya mereka tidak akan mengecewakan Anda.
64. Jangan berfikir bahwa Anda mampu menyelesaikan semua masalah siswa. Acapkali siswa memang memerlukan bantuan ahli. Kenalilah keterbatasan Anda.

*H. Mengelola Kelas*

65. Amatilah siswa ketika masuk dan meninggalkan kelas Anda.Wajah mereka akan mengatakan banyak pada Anda tentang pembelajaran yang Anda lakukan.
66. Sesekali aturlah tempat duduk siswa sehingga mudah Anda untuk berinteraksi dengan mereka.
67. Berdiri di belakang meja bukanlah posisi terbaik. Bangkit, bekati, dan bimbinglah siswa. Mereka memerlulan kedekatan dan bimbingan Anda.
68. Sesekali biarkan sedikit kegaduhan terjadi di kelas. Kadang ini merupakan tanda bahwa siswa berfikir dan terlibat dalam pembelajaran.
69. Buatlah kesepakatan dengan siswa tentang apa yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan di kelas serta konsekuensinya. Ini merupakan salah satu pendekatan Anda dalam mengelola kelas.
70. Jika ada siswa yang mengobrol saat anda menjeleskan, berhenti berbicara.Pandanglah mereka, panggil namanya, beri pertanyaan, atau minta mereka untuk berpendapat.
71. Hadapilah siswa yang nakal dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan perhatian.Hafalkanlah namanya. Gunakan namanya sebagai conyoh kalimat atau  suatu kasus yang baik. Mintalah untuk membaca teks, atau mengerjakan tugas di papan tulis. Jangan lupa bimbinglah mereka.
72. Jangan banyak membuang tenaga dengan marah. Marah memeng mudah dilakukan. Tetapi marah pada saat yang tepat, pada orang yang tepat, dengan kadar yang tepat, dan alasan yang tepat tidak mudah dan perlu dipelajari.

*I. Mengembangkan Diri*

73. Siswa memerlukan Anda dalam tampilan terbaik. Kenakan pakaian yang bersih, rapi, dan tidak ketat sehingga tidak mengganggu penampilan/gerak Anda serta nyaman dipakai dan dilihat. Pakailah sepatu tertutup (bukan sepatu sendal) yang sesuai dan nyaman bagi kaki anda.
74. Penampilan yang baik menjadikan Anda merasa lebih segar dan percaya diri. Anda harus merasa baik dan nyaman tentang diri Anda sebelum Anda berusaha berusaha membangun kepercayaan diri siswa.
75. Gunakan rias wajah secukupnya sehingga tidak mengganggu perhatian iswa. Gunakan pula parfum seperlunya untuk menambah keyakinan diri.
76. Ketahui dan taatilah kode etik profesi Anda. Pelajari juga segala peraturan/perundang-undangan yang mengatur hak dan kewajiban Anda.
77. Ketahui dan taatilah segala ketentuan atau tata tertib sekolah Anda. Ajak dan doronglah siswa untuk menaatinya juga.
78. Luaskan wilayah pergaulan Anda. Bergabunglah dengan asosiasi profesi Anda. Kembangkan interaksi dengan orang lain dari berbagai latar belakang sosial. Hal ini akan membuka diri Anda dan memperkaya pengalaman dan pelajaran anda.
79. Jangan malu dan sungkan untuk meniru keberhasilan guru lain. Temukan cara bagaimana mereka melakukan hal itu.
80. Kembangkalah prinsip belajar sepanjang hayat. Guru yang baik juga pembelajar yang baik. Belajarlah hal-hal baru setiap hari yang akan memberikan hal-hal baru dan tantangan yang lebih.
81. Banyaklah membaca buku yang dapat meneguhkan kemampuan pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial Anda sebagai guru. Sediakanlah waktu sedikitnya 15 menit untuk memikirkan dan mendapatkan bacaan Anda.
82. Kuasailah teknologi terbaru. Belajarlah kepada orang lain jika memang perlu. Jangan biarkan siswa menganggap Anda ketinggalan zaman.
83. Sediakanlah waktu untuk mengevaluasi dan merefleksi diri. Jika perlu, temukan suatu tempat dimana Anda dapat menikmati kesendirian Anda. Kadang, kesunyian adalah obat yang mujarab bagi segala kepenatan.
84. Ingat kembali alasan mengapa Anda menjadi guru. Hal ini akan memperbaharui komitmen Anda. Alasan-alasan seperti mencintai anak atau keinginan untuk membantu sesama, masih relevan untuk diingat guna memperbaharui semangat Anda.
85. Ingat kembali hal yang menyenangkan Anda ketika menjadi siswa. Terapkanlah juga hal ini pada pembelajaran Anda. Perspektif ini akan mengubah cara Anda mengajar.
86. Jangan sia-siakan waktu Anda untuk mengatakan kepada orang bagaimana baiknya Anda mengajar. Biarkan siswa yang mengatakan hal itu berdasarkan pengalamanya.
87. Tanyaka kepada diri Anda, jika pembelajaran Anda kurang menyenangkan bagi siswa atau jika siswa mengalami kebingungan dalam memahami materi pelajaran, boleh jadi Anda penyebabnya.
88. Anda tidak harus lebih cerdas daripada siswa Anda. Tetapi yang pasti, Anda harus lebih dewasa dari mereka.
89. Berpikirlah tentang orang-orang atau guru-guru Anda yang dapat memberikan inspirasi. Anda tidak dapat menjadi seperti mereka, tetapi Anda dapat menemukan cara bagaimana menjdi lebih daripada mereka. Jadilah diri anda sendiri.
90. Jangan terlalu sedih terhadap apa yang dikatakan siswa tentang diri anda. Lebih sedihlah jika mereka tidak pernah berkata apapun tentang diri Anda, itu berarti kehadiran Anda sama sekali tak berarti bagi mereka.
91. Ingat, bahwa Anda tidak harus mencoba menjadi lebih muda daripada umur Anda agar dapat mengajar siswa Anda. Mereka akan menerima anda berapa pun usia Anda jika Anda memberikan apa yang mereka perlukan.
92. Pikirkanlah tentang prestasi besar yang mungkin dapat Anda capai. Anda tidak dapat mencapai suatu prestasi besar jika prestasi itu tidak pernah anda pikirkan sebelumnya.
93. Tinjau ulangi visi, misi, dan tujuan hidup Anda. Orang yang paling gagal adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup dan tidak tahu ingin menjadi apa ia sebenarnya.
94. Anda hanya akan dapat berkonsentrasi menjalani profesi anda jika kondisi spiritual Anda tenang. Setiap gerak, keinginan, cara berfikir, dan sikap Anda akan mudah terpengaruh oleh nuansa spiritual Anda. Tingkatkan stamina spiritual Anda dengan melakukan ibadah rutin yang dapat menenteramkan jiwa Anda.
95. Ingatlah selalu pembelajaran terbaik yang pernah Anda lakukan. Pikirkanlah, bagaimana hal itu dapat terjadi lagi.
96. Terimalah kegagalan Anda juga kegagalan siswa Anda. Belajarlah dari hal ini dan majulah.
97. Pelajarilah karya sastra. Hargai musik dan seni.Hal ini dapat menghaluskan jiwa, meningkatkan kearifan Anda dan meningkatkan kualitas pembelajaran Anda.
98. Jagalah kesehatan dan kebugaran fisik Anda. Siswa slalu mempunyai banyak Energi untuk beraktifitas. Sebaiknya anda juga.
99. Lakukan kebiasaan yang memberdayakan fisik Anda. Bangun pagi dan berolahragalah secara rutin. Kembangkan keterampilan fisik tertentu (hobi) yang dapat membuat Anda lebih Rileks. Kesenangan yang dilakukan secara wajar dapat memberikan relaksasi bagi tubuh dan pikiran.
100. Lakukan kebiasaan yang mendukun perubahan emosi kebiasaan yang mendukung perubahan emosi Anda. *Kembangkan, perbaiki, dan rawatlah hubungan positif Anda dengan orang lain. Pelajarilah keterampilan empatik dan kepekaan emosi*

Sabtu, 02 Maret 2024

Mengakhiri polemik nasab Ba Alawi





*Pendahuluan*

Al-Faqir sudah mengikuti polemik nasab Bani Alawi di medsos dan membaca tulisan Pak Imaduddin Utsman yang menyatakan nasab Banu Alawi kepada Rasulullah Saw adalah palsu dan terputus di seluruh dunia. 


Menurut hemat penulis, klaim tersebut sangat prematur dan menjadi fitnah di masyarakat secara luas dan belum layak disebut sebagai kajian ilmiah, karena masih berupa review sejumlah buku tanpa mempertimbangkan keberadaan sumber lain yang lebih otoritatif dan studi di lapangan, hanya sebelumnya ada tulisan yang serupa dari seorang Wahabi bernama Murod Syukri dari Yordania di pertengahan era tahun 90 an dan sudah dibantah oleh para ulama.

Argumentasi Pak Imaduddin menolak nasab Bani Alawi pada intinya hanya soal tidak tercatat dalam kitab sezamannya. Hal ini tidak ada dasarnya secara ilmu fiqh. Karena syarat penetapan nasab dalam kitab fiqh empat madzhab cukup hanya syuhroh wal istifadloh di mana sudah jelas tertulis dalam berbagai manuskrip, buku , kitab dan diakui oleh masyarakat setempat berdasarkan fenomena yang terjadi di zaman Rosulullah saw, bahwa para Sahabat RA menisbatkan diri mereka kepada kabilah-kabilah dan datuk-datuk mereka, meski demikian Rasulullah Saw tidak menuntut mereka untuk menghadirkan bukti-bukti atas kebenaran nasab
tersebut, Rasulullah menjadikan informasi yang telah populer (Istifadhoh) secara turun temurun tentang keabsahan nasabnya sebagai patokan selama tak ada yang menganulirnya, dan berbagai hukumpun dibangun atas dasar ini. 


*PENETAPAN NASAB DALAM SYARI'AT ISLAM* .

Nabi Muhammad SAW mengakui penetapan nasab hanya berdasarkan pengakuan seseorang dari kabilah apa tanpa menanyakan saksi dan bukti catatan nasab mereka keatasnya, sebagaimana dinyatakan Imam Malik RA :
الناس مؤتمنون على أنسابهم 

"Bahwa Manusia itu dipercaya atas pengakuan nasabnya"

Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menerima dengan baik utusan Bani Abul Qois yg mengaku sebagian cucu klan Robi'ah tanpa bertanya dalil dan saksi nasab nya 

حدثنا علي بن الجعد قال أخبرنا شعبة عن أبي جمرة قال كنت أقعد مع ابن عباس يجلسني على سريره فقال أقم عندي حتى أجعل لك سهما من مالي فأقمت معه شهرين ثم قال إن وفد عبد القيس لما أتوا النبي صلى الله عليه وسلم قال من القوم أو من الوفد قالوا ربيعة قال مرحبا بالقوم أو بالوفد غير خزايا ولا ندامى فقالوا يا رسول الله إنا لا نستطيع أن نأتيك إلا في الشهر الحرام وبيننا وبينك هذا الحي من كفار مضر فمرنا بأمر فصل نخبر به من وراءنا وندخل به الجنة وسألوه عن الأشربة فأمرهم بأربع ونهاهم عن أربع أمرهم بالإيمان بالله وحده قال أتدرون ما الإيمان بالله وحده قالوا الله ورسوله أعلم قال شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصيام رمضان وأن تعطوا من المغنم الخمس ونهاهم عن أربع عن الحنتم والدباء والنقير والمزفت وربما قال المقير وقال احفظوهن وأخبروا بهن من وراءكم

Meskupun antara kedatangan Wafdu (delegasi) keturunan Abdil Qays Bin Afshoh dari negara Bahrain yang merupakan cicit dari Kabilah Rabiah, salah satu pokok kabilah Arab yang bernasab kepada Rabiah bin Nizar bin Adnan , jaraknya mereka ke era Nabi Muhammad SAW adalah hampir 500 tahun. (Lihat kitab Fathul Bari juz 12 hal 184). 

Jika mamakai teori bahwa nas harus dicatat kitab sezamannya, maka Nasab Baginda Nabi Muhammad ‎ﷺ kepada Nabi Ismail bin Nabi Ibrahim Alahimassalam juga sangat bisa diperdebatkan oleh para Ulama disebabkan tidak adanya referensi manuskrip atau kitab se-kurun yang menyebutkan keberadaan mereka.

Nasab-nasab yang tercatat oleh para Ulama ahli sejarah di masa lalu hanyalah berdasarkan riwayat dari hafalan uang diucapkan lisan ke lisan oleh para tsiqoh dari bangsa Arab, jika ada beberapa nama yang tertulis di kalangan mereka dengan menyebut nasab maksimal hanya empat generasi, tentu banyak sekali nasab yang tidak tercatat oleh mereka. Allah SWT berfirman dalam Alquran yang menyatakan bahwa ada kurun yang hanya diketahui oleh Allah dan tidak diketahui oleh selainNya: 

﴿وَقُرونًا بَينَ ذٰلِكَ كَثيرًا﴾ [الفرقان:38]

﴿أَلَم يَأتِكُم نَبَؤُا۟ الَّذينَ مِن قَبلِكُم قَومِ نوحٍ وَعادٍ وَثَمودَ وَالَّذينَ مِن بَعدِهِم لا يَعلَمُهُم إِلَّا اللَّهُ﴾ [ابراهيم:9]



 
Jika seandainya nasab Rasulullah ‎ﷺ yang bersambung ke Nabi Ibrahim diragukan karena alasan tidak diketahui atau tidak dicatat, maka runtuhlah kebenaran pengakuan kanjeng Nabi Muhammad Saw yang selalu menisbatkan dirinya kepada Nabi Ibrahim seperti contoh dalam Hadits sohih:
‎ولد لي الليلة غلام فسميته باسم أبي إبراهيم
“Tadi malam anakku lahir, maka aku beri nama dia dengan nama ayahku, Ibrahim”.


Begitu juga runtuhlah dalil Alquran yang mengatakan bahwa:
﴿فيهِ ءايٰتٌ بَيِّنٰتٌ مَقامُ إِبرٰهيمَ﴾ [آل عمران:97]
Yakni bahwa Kakbah adalah bangunan Nabi Ibrahim, sebab lagi-lagi tidak ada bukti tertulis manuskrip kuno selain kabar dari mulut ke mulut, dengan fakta sejarah jarak zaman Nabi Muhammad dengan Nabi Ibrahim adalah sekitar 2500 tahun. 

Secara ilmu fiqh telah diatur bahwa cara pengakuan nasab adalah dengan syuhroh wal istifadhoh yakni telah terkenal secara luas dalam masyarakat di sebuah wilayah bahwa si Fulan adalah keturunan si Fulan tanpa ada bantahan dan sanggahan dari ulama yang otoritatif yang dibenarkan secara syariah , sebagaimana disebutkan dalam kitab Mughni Al Muhtaj juz 6 halaman 377, Nihayatul Matlab juz 18 halaman 613, Fathul Bari juz 5 halaman 254, Al Hawi Al Kabir juz 17 halaman 35, Al Mughni Ibnu Qudamah juz 10 halaman 141. 

*FAKTA SEJARAH KITAB HADITS*

Satu abad setelah nabi wafat tidak ada catatan atau manuskrip penulisan hadits dan baru dilakukan di abad setelahnya karena takut tercampur dengan Al-Qur'an. Apakah lalu itu berarti kitab hadits yang di tulis di abad berikutnya adalah palsu dan tidak bisa dibenarkan? 

Penulisan hadis baru dilakukan pada abad ke 2, diabad ke-2 H baru dikenal beberapa orang penghimpun dan penulis hadis. Di antaranya Abdul Malik bin Abdul Aziz bin Juraij di Makkah, Malik bin Anas atau Imam Malik dan Muhammad bin Ishak di Madinah, ar-Rabi bin Sabih, Sa’id bin Urubah, dan Hammad bin Salamah bin Dinar al-Basri di Basra, Sufyan as-Sauri di Kufah, Ma’mar bin Rasyid di Yaman, Abdur Rahman bin Amr al-Auza’i di Syam (Suriah), Abdullah bin al-Mubarak di Khurasan (Iran), Hasyim bin Basyir di Wasit (Irak), Jarir bin Abdul Hamid di Rayy (Iran), dan Abdullah bin Wahhab di Mesir.

Menyusul kemudian muncul Imam Bukhari yang lahir di Bukhorо, 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M) dan wafat di Khartank, 1 Syawal 256 H (1 September 870 M). Kitab Shohih Bukhori diakui sebagai kitab hadits paling shohih setelah Al-Qur'an di atas muka bumi ini dilanjutkan Kitab Jami sahih Imam Muslim, Setelah dibukukan Kitab hadistImam Bukhari dan Muslim , ternyata masih ada hadist sahih sesuai standar ilmu hadist Imam Bukhori dan Muslim yang dirangkum dalam mustadrak oleh Imam Hakim. Apakah itu tidak boleh disebut sahih sahih karena tidak ada dan tidak ditulis di zaman Imam Bukhari Muslim?

*PERIHAL NASAB BA ALAWI*

Sebetulnya banyak sekali di antara ahli nasab dan sejarawan yang telah menulis dan menetapkan nasab moyang marga Ba Alawi, diantara mereka adalah: 

1. Imam Bahauddin Al-Janadi, Muhammad bin Yusuf Al-Yamani (w 730an H) -beliau tokoh muktamad perihal nasab- menyebut dalam kitab: “As-Suluk fi Tabaqat Al-Ulama wal Muluk” Juz 2 Hal 135-136. 

2. Imam Ibn Tabataba, Yahya bin Muhammad bin Alqasim, (w 478 H) dalam kitab: “Abna’ al-Imam fi Misr was Syam” Hal 167. 

3. Imam Ibnu Inabah Jamaluddin Ahmad bin Ali bin Husain Al-Hasani As-Syi’iy As-Syahiir (w 820 H), dalam kitab: “Umdatuttalib fi Ansabi Abi Talib” hal 225.

4. Sayyid Muhammad Al-Kadzim, ibn Abil Futuh bin Sulaiman Al-Yamani Al-Musawi, (w 880 H) dalam kitab An-Nafhah Al-Anbariyah. 

5. Imam Al-Amidi An-Najfi, Muhammad bin Ahmad bin Amiduddin Al-Husaini An-Nassabah (w 927 H), dalam kitab Al-Musyajjar Al-Kassyaf hal 52 (dalam manuskripnya, sebagaimana dituturkan oleh Hamzah Al-Kattani dalam As-Summ Az-Zu’af) 

6. Imam Murtadlo Az-Zabidi, Muhammad bin Muhammad Al Husaini, pensyarah Ihya’ Ulumiddin (w 1205 H) dalam tahqiqannya atas Al-Musyajjar tersebut.

7. Imam Syamsuddin As-Sakhawi, Abul Khair Muhammad bin Abdurrahman (w 902), menyebut dalam kitab: “Ad-Dlou’ Al-Lami” Juz 5 Hal 59.

 Dan masih banyak lagi ulama lainnya seperti Imam Ibn Hajar Al-Haitami (w 974 H), Ibn Syadzqam (1080an ) Sirojuddin Ar-Rifa’i (w 885 H), Al-Muhibbi (w 1111 Abu Alamah Al-Muayyadi (w 1044 H) Muhammad Zabarah (w 1381 H), Murtadla Az-Zabidi 1205 H), Abu Salim Al-Ayasyi ( w 1090 H), Al-Ahdal (w 903 H), Ibn Al-Muhib At-Thabari (w 117 H), Abul Fadl Al-Muradi (w 1206 H), Abd Bawazir Yahya Hamiduddin (w 194 M), An-Nabha (w 1350 H), Abdu Al-Ghazi (w Abad 13an) Abdul Hafidz Al-Fasi ( 1383 H), Ibn Hassan (w 8 H) dan yang lain yang telah bersaksi bahwasanya nasab dan hubungan mereka kepada Baginda Nabi Muhammad itu shohih .

Soal keberadaan nama anak Sayyid Ahmad bin Isa yang bernama Abdullah/Ubaidillah yang tidak disebutkan dalam kitab As syajarah mubarokah Imam Fahrur Rozi itu bukan dalil yang kuat, karena kitab tsb hanyalah kitab ringkasan yang tidak bisa memuat semua nasab manusia se dunia dan tidak ada kata penafian sama sekali, dan tidak menyebutkan itu sama sekali bukan berarti tidak ada, 

Penggunaan kitab As Syajarah Al mubarokah Imam Fahrur Rozi untuk menafikan nasab Bani Alawi justru ditentang oleh As-Sayyid Mahdi ar-Roja’i , Ulama syiah ahli nasab asal Qum yang mentahqiq kitab as-Syajaroh al-Mubarokah yang dijadikan
rujukan oleh pak Imaduddin, dalam kitabnya al-Mu’qibun min Aal Abi Tholib beliau
menyebutkan sosok Ubaidllah sebagai putra Ahmad bin Isa yang ikut hijrah bersama ayahnya ke Hadhromaut, serta memilki anak Jadid, Bashri dan Alawi, yang mana keturunan Alawi tersebar di berbagai belahan dunia.

Bahkan guru dari Sayyid Mahdi ar-Roja’i yang menemukan manuskrip as-Syajaroh al-Mubarokah, yaitu Ayatullah Mar’asyi yang
merupakan Nassabah dari kalangan Syiah, juga mengakui dengan jelas keabsahan nasab Baalawi sebagai Asyrof keturunan Rosullah SAW. Artinya penemu manuskrip as-Syajarah al-Mubarokah dan pentahqiqnya pun tidak pernah memahami isi kitab as-Syajarah al-Mubarokah terkait keturunan Ahmad bin Isa sebagaimana yang difahami pak Imaduddin yang menafikan nasab Ba Alawi. Bahkan mereka mengeluarkan surat resmi yang isinya mengklarifikasi kesahihan nasab Ba Alawi. 

Penulisan ulama yang menetapkan nasab Bani Alawi di berbagai naskah kitabnya tentu bukanlah pendapat pribadi ataupun hasil ijtihad sebab urusan nasab bukan urusan pendapat atau ijtihadi. Penisbatan itu tidak lain merupakan hasil verifikasi yang murni berpijak kepada data-data sebelumnya baik 
melalui sumber tertulis atau sumber yang tidak tertulis misalnya hafalan lisan, hal ini berlaku sepanjang zaman bahwa nasab menjadi catatan tersendiri bagi anak keturunan mereka yang diwariskan dari hafalan lisan ke lisan.

PENISBATAN NASAB BA ALAWI HARI INI.

Sudah diakui para ahli nasab dunia dan ditulis dalam berbagai kitab tentang kesahihan nasab Bani Alawi, lalu apa karena seseorang tidak bisa menjangkau sumber data para Ulama tersebut kemudian kita mau ikuti dan menganggap itu semua tidak ada dan tidak mu’tabar?

Kalau memang Sayyid Ahmad bin Isa tidak punya anak bernama Abdullah/Ubaidillah, kemana saja para Ulama ahli nasab selama beradab-abad tidak ada satupun yang menafikan justru yang banyak malah meng-itsbatkan?

 Apakah selama lebih dari 1000 tahun lebih baru ada Mujtahid bernama Imaduddin dari Banten dan sebelumnya ada seorang wahabi dari Jordania yang bernama Murod Syukri di pertengahan tahun 1990 an Masehi yang baru cerdas, ngerti dan sadar akan hal ini ?

Kemarin penulis sudah posting 47 judul kitab yg menulis nasab Bani Alawi di group WAG BM Nusantara dan semua menurut mereka para pembenci bani Alawi semua kitab itu hanya bohong dan palsu karena tidak sezamannya. 

Bagaimana bisa ribuan tahun ada kebohongan para ulama yang rapi terpublikasi sedemikian rapi tanpa bantahan padahal semua ulama tahu bahwa penisbatan nasab palsu pada Rosululloh adalah dosa besar dan perbuatan terlaknat? Hal ini disebut dalam sebuah hadits Sahih Bukhori juz 4 halaman 120 yang isinya tidaklah seseorang mengaku-ngaku sebagai keturunan selain ayahnya sedangkan dia mengetahui itu terkecuali dia melakukan kekufuran ( dosa besar ), dan siapa yang mengaku-ngaku sebagai bagian dari sebuah kaum/kabilah padahal ia bukan bagian dari kabilah tersebut maka bersiaplah tempatnya di neraka. 

PENUTUP.

Para Aulia dan Ulama NU sejak zaman dahulu seperti KH Hasyim ‘Asy’ari, KH Kholil Bangkalan, KH Hasan Genggong, KH Abdurrahman Wahid, KH Abdul Hamid Pasuruan, KH Abdullah bin Nuh, KH As’ad Syamsul Arifin, KH Mas Soebadar, KH Idris Marzuqi Lirboyo, KH Muhammad Zaini Abdul Ghoni (Guru Sekumpul), KH Maemoen Zubair, serta para Ulama dan Aulia’ lainnya mengakui keabsahan nasab Habaib Baalawi sebagai Dzurriyyah Nabi Muhammad SAW dan saling menghormati satu sama lainnya. 

Maka sangat bijak apabila kita sebagai warga NU saat ini menahan diri untuk tidak ikut berpolemik, kita ikuti saka statement ketum PBNU KH Yahya Kholil Staquf yang menyatakan bahwa nasab Ba Alawi dan para kyai dzurriyah wali songo adalah sah tersambung kepada Rosululloh SAW tanpa perlu lagi diperdebatkan. 

Jangan kita ikut mencela nasab siapapun, biarlah itu menjadi keyakinan masing-masing dengan Allah SWT yang maha tahu, Jika seumur hidup kita tidak pernah mencaci maki Firaun atau setan itu tidak berbahaya dan tidak berdosa , namun bila kita membenci dan mencaci maki seseorang yang mungkin sesungguhnya dia benar di hadapan Allah SWT , itu sungguh berbahaya dan kelak kita akan menanggung dosanya di pengadilan Allah SWT.

Penulis berharap polemik ini harus segera diakhiri karena hanya menebar kebencian, melemahkan persatuan ummat Islam dan rawan dijadikan lahan adu domba menjelang pilpres 2024 mendatang. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan serta suasana kondusif keamanan bangsa Indonesia .

Malang, 1 Juli 2023.

Oleh Dr. KH. Ahmad Fahrur Rozi.
( Ketua PBNU bidang keagamaan)

*Penulis adalah khadim Ponpes Annur 1 Bululawang Malang, Ketua PBNU bidang keagamaan, Ketua yayasan IAI Al Qolam Malang, Wasekjen MUI bidang fatwa.

Rabu, 19 April 2023

Wanita Idaman Yang Sesungguhnya

 


Pembahasan tentang perempuan tidak akan pernah menemukan kata selesai. Sebagai perhiasan, ia akan selau menjadi sorotan perhatian. Di sisi lain, manusia memang diciptakan dengan fitrah yang menyukai perhiasan dan setiap hal yang ‘berbau’ keanggunan. Sehingga keduanya menjadi klop, tidak terpisahkan; berbicara tentang manusia, berbicara tentang wanita.

Secara spesifik, Alquran menyebutkan satu nama surah tersendiri yang membahas banyak hal terkait perempuan: surah an-Nisâ’. Secara implisit, hal itu menunjukkan bahwa perempuan adalah makhluk yang spesial. Hemat saya, sebab ia memiliki pengaruh yang sangat besar dalam peranannya untuk membentuk generasi penerus. Artinya, nasib generasi selanjutnya berada di setiap tangan wanita, dengan pertimbangan seberapa baik ia membentuk karakter anak-anaknya.

Tersebab perempuan adalah makhluk spesial, Islam memposisikan wanita dengan sangat proporsional. Proporsional bukan berarti selaras dengan pria dalam berbagai aspek secara keseluruhan. Namun, ada rambu-rambu tertentu yang tidak boleh ia langgar, karena wilayah selanjutnya adalah bidang ‘garapan’ laki-laki. Begitu juga laki-laki, ia memiliki rambu-rambu tertentu yang tidak boleh dilanggar, karena wilayah selanjutnya adalah bidang ‘garapan’ perempuan.

Menjadi imam shalat, misalnya. Ketika di antara jamaah itu terdapat laki-laki, maka hal itu tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh orang perempuan. Karena hal itu merupakan bidang ‘garapan’ orang laki-laki, yang tidak boleh perempuan ‘menggarap’-nya.

Juga, memakai perhiasan emas-perak atau pakaian sutra, misalnya. Dalam keadaan normal, laki-laki tidak diperkenankan melakukannya. Karena hal itu merupakan bidang ‘garapan’ orang perempuan, yang tidak boleh laki-laki ‘menggarap’-nya.

Dari kedua perbedaan bidang ‘garapan’ di atas dapat ditarik pemahaman, bahwa wanita memang seharusnya menutup diri dengan segala perhisan yang ada pada dirinya. Dan bahwa wanita memiliki tugas yang lebih intim dan spesifik daripada lelaki. Ia harus bersentuhan langsung dengan segala hal yang berkaitan dengan rumah tangga. Mulai dari tugas dapur hingga tugas kasur. Dari situ—sebagaimana disebutkan di atas—, ia akan memberikan banyak pengaruh dalam membentuk karakter anak-anaknya. Karena ia adalah madrasah pertama bagi mereka.

Idaman

Selanjutnya, barangkali semua lelaki mengidam-idamkan sosok wanita yang memang berada dalam posisi bidang ‘garapan’-nya. Sebab tidak dapat dipungkiri, jika seorang wanita sudah keluar dari posisinya, maka ia tidak akan mungkin bisa menjadi wanita secara utuh. Ia tidak akan bisa menjalankan tugas-tugasnya secara sempurna. Lalu banyak yang terbengkalai. Dan terjadilah ketimpangan sosial dalam rumah tangga.

Salah seorang ilmuwan Eropa turut berkomentar mengenai hal ini. Menurutnya, orang perempuan yang bergelut dengan profesi umum tidak dapat disebut wanita seutuhnya, di samping juga tidak bisa disebut pria. Ia menambahkan, wanita yang demikian merupakan jenis spesies manusia ketiga, setelah laki-laki dan perempuan. Sebab, untuk disebut laki-laki, secara tabiat dan bentuk tubuh ia tidak memenuhi kriteria. Begitu juga untuk disebut perempuan, secara kelakuan dan profesi ia tidak memenuhi kriteria.

Oleh karena itu, selayaknya bagi wanita untuk lebih menutup diri, dan harus melaksanakan tugas-tugas yang sifatnya lebih intim dan spesifik daripada tugas laki-laki. Ia berkewajiban mengatur dan mengawasi bagian-bagian terdalam di dalam rumah tangga. Bukan hanya persoalan perut, tapi lebih dalam lagi hingga persoalan kerohanian dan religiositas tiap individu rumah tangga.

Selain itu, perempuan yang menutup diri tidak akan banyak tahu dengan gemerlap kehidupan dunia dan hal-hal yang berkaitan. Pastinya ia lebih memiliki sifat menerima apa adanya (qanâ’ah) daripada perempuan lain. Ia tidak akan menuntut hal yang muluk-muluk terhadap suami. Sehingga suami merasa lebih tenang dengan keadaan yang demikian. Hanya saja, bagaimana sekiranya dalam beberapa kesempatan, suami bisa memberikan sesuatu yang ‘muluk-muluk’ itu kepada istri tanpa diminta. Oh, betapa bahagianya!

Ketika ada pasangan suami-istri lain yang secara lahir tampak lebih bahagia dengan gemerlap kehidupan dunianya, seorang perempuan (istri) yang tidak memiliki sifat qanâah cenderung ‘latah’ melihatnya. Di hatinya, ia seakan tidak menerima dengan keadaan dirinya, karena nasibnya tidak sebaik pasangan tersebut. Padahal, kebahagiaan yang sesungguhnya itu berada di dalam hati, bukan pada gemerlapnya kehidupan dunia. Akibatnya, ia akan mudah menyalahkan keadaan dan suami yang tidak bisa membuatnya ‘bahagia’ seperti yang lainnya. Lebih dikhawatirkan lagi jika hal itu berujung pada keretakan rumah tangga.

Alhasil, jadilah wanita yang sesungguhnya yang menjadi idaman setiap pria. Tetaplah dan stay istiqâmah berada pada posisi yang seharusnya. Berkreatifitas dan berkarya, tidak harus keluar dari posisi yang seharusnya. Hal itu bisa diimplementasikan melalui mengajar anak kecil, menulis di media cetak atau sosial, membuat kerajinan tangan, dan masih banyak lagi. Ketika semua itu terlaksana, maka tercapailah tatanan kehidupan rumah tangga yang berjalan sesuai fitrah dan keinginan. Bagi yang masih belum memiliki pasangan, mulailah hal itu dari sekarang, sebagai bekal untuk masa mendatang! Fa InsyâAllah, rida, perlindungan dan pertolongan Allah akan selalu menyertai dalam setiap keadaan. Amin.

Disarikan dari Majalah Sidogiri Media


Selasa, 18 April 2023

Atasi Penyakit Berbahaya Dengan Daun Sirsak



Sirsak punya banyak manfaat untuk kesehatan selain buahnya yang berkhasiat,

daunnya pun sangat efektif untuk ‘menghabisi’ penyakit-penyakit ganas.

Berikut diantara manfaat dari daun sirsak:

1. Mengobati Kanker

Manfaat utama daun sirsak adalah mengobati kanker, bahkan daun sirsak dapat menghambat

sel kanker lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan kemoterapi. Hal ini karena terdapat

kandungan acetogenin dalam daun sirsak.

Acetogenin-nya sangat kuat 10.000 kali lebih kuat dari adriamycin dalam melawan sel kanker.

Untuk merasakan manfaat daun sirsak untuk kanker, kamu hanya perlu meminum air rebusan

daun sirsak. Caranya adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak dengan 3 gelas air mineral.

Rebus hingga hanya tersisa airnya saja. Bisa diminum dalam keadaan hangat atau dingin.

Minum setiap pagi agar manfaat daun sirsak cepat dirasakan.


2. Mengobati Kolesterol

Kolestrol tinggi akan menyumbat peredaran darah yang mengakibatkan serangan jantung dan Stroke,

untuk itu segara atasi dengan daun sirsak.

Caranya adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak.

Pilihlah yang agak tua dengan 3 gelas air mineral, rebus hingga hanya tersisa airnya saja.

Bisa diminum dalam keadaan hangat atau dingin. Agar lebih efektis minum setiap pagi setelah

bangun tidur.

3. Paru-Paru

Daun sirsak juga efektif untuk mengobati penyakit paru-paru. karena dalam daun sirsak terdapat

kandungan Acetogenis yang bermanfaat untuk menghambat perkembangan berbagai virus.

Caranya, ambil 10 sampai 15 lembar daun sirsak yang sudah kering,

lalu rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas air. Setelah dingin,

saring air rebusan tersebut lalu diminum secara rutin sebanyak 3 kali sehari.

4. Mengobati kista ovarium

Kista ovarium bisa juga disebut tumor jinak yang muncul pada ovarium.

Jika tidak segera diobati, kista dapat berkembang sebagai kanker.

Oleh karena itulah kamu bisa mengambil manfaat daun sirsak untuk mengobati kista ovarium.

Untuk merasakan manfaat daun sirsak untuk kista ovarium,

kamu hanya perlu meminum air rebusan daun sirsak.

Caranya adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak yang baru saja dipetik

dengan 3 gelas air mineral, rebus hingga hanya tersisa airnya saja. 

5. Mengobati diabetes

Senyawa yang ada pada daun sirsak sudah terbukti dapat menstabilkan jumlah kadar gula darah

pada tubuh manusia dan menjadikannya normal, karena daun sirsak kaya akan kandungan antioksidan

seperti senyawa polifenol, saponin, dan bioflavonoid.

Caranya ambil 7 sampai 15 lembar daun sirsak segar,

lalu rebus dengan air 3 gelas atau setara dengan 800 ml s/d 900 ml,

kemudian rebus hingga menjadi 1 s/d 2 gelas atau separuh dari rebusan,

lalu minum lah selagi masih dalam keadaan hangat, bisa dicampurkan dengan gula atau madu

agar lebih nikmat.

6. Mengobati asam urat

Tidak hanya untuk mengobati kanker saja, daun sirsak juga dapat digunakan

untuk mengobati asam urat. 

Untuk merasakan manfaat daun sirsak untuk asam urat,

kamu hanya perlu meminum air rebusan daun sirsak.

Caranya adalah dengan merebus 10 lembar daun sirsak,

pilihlah yang agak tua, dengan 3 gelas air mineral. Rebus hingga hanya tersisa airnya saja.

Bisa diminum dalam keadaan hangat atau dingin.

Minum setiap pagi agar manfaat daun sirsak cepat dirasakan.

7. Mengobati rematik

Kandungan antiperadangan yang ada dalam daun sirsak dapat membantu dalam mengobati rematik. 

Caranya dengan menaruh daun sirsak (yang sudah direbus dan dilumatkan)

langsung ke daerah sendi yang terkena rematik. Lakukan hal ini dua kali dalam sehari.

Selamat mencoba.


Ngaji Itqon (27): Mengapa Al-Qur’an Tidak Selalu Menyebut Nama?

Mengapa Al-Qur’an Tidak Selalu Menyebut Nama? Memahami Hikmah Ibham dalam Al-Qur’an Al-Qur’an memiliki gaya bahasa yang sangat...