“Hari-hari berlalu satu demi satu, namun kita hanya digiring menuju ajal, sementara mata pun menyaksikan.
Tak akan kembali masa muda yang telah berlalu, dan tak akan hilang uban yang suram ini.”
Referensi:
Ma’alim fii thariq thalib al-ilm, hal. 33
Mengapa Al-Qur’an Tidak Selalu Menyebut Nama? Memahami Hikmah Ibham dalam Al-Qur’an Al-Qur’an memiliki gaya bahasa yang sangat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar