Urutan Surat dalam Al-Qur’an
Disepakati bahwa urutan ayat dalam Al-Qur’an bersifat tauqifi (berdasarkan wahyu).
Apakah urutan surat juga tauqifi atau hasil ijtihad sahabat?
Pendapat Ulama
Sebagian ulama: urutan surat hasil ijtihad sahabat, karena ada perbedaan susunan mushaf mereka.
Mayoritas ulama: urutan surat bersifat tauqifi, ditentukan Nabi ﷺ melalui bimbingan wahyu.
Dalil dan Indikasi
Hadis-hadis menunjukkan Nabi ﷺ sudah menggunakan susunan surat tertentu (seperti Al-Baqarah & Ali ‘Imran, hizb Al-Qur’an).
Adanya keteraturan dan keserasian antar surat menunjukkan hikmah ilahi dalam penyusunannya.
Pendapat Kuat
Sebagian besar urutan surat adalah tauqifi.
Susunan final Al-Qur’an ditetapkan dalam العرضة الأخيرة (penyampaian terakhir) dan terwujud dalam mushaf ‘Utsmani.
Penjelasan Perbedaan Mushaf Sahabat
Perbedaan terjadi karena:
Belum sampainya informasi tentang nasakh.
Penyusunan berdasarkan ilmu yang mereka terima saat itu.
Kesimpulan
Urutan Al-Qur’an yang ada sekarang adalah susunan final yang bersifat tauqifi, bukan sekadar ijtihad, dan mengandung hikmah serta keteraturan dari Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar